Efektivitas Edukasi Literasi Kesehatan Berbasis Kearifan Lokal Terhadap Literasi Kesehatan Ibu Hamil Menuju Target Good Health and Well-Being
Keywords:
Ibu hamil, Kearifan lokal, Literasi kesehatan, Sustainable Development GoalsAbstract
Literasi kesehatan maternal yang rendah masih menjadi salah satu faktor risiko utama dalam komplikasi kehamilan, yang dapat berujung pada peningkatan angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas literasi kesehatan berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan pemahaman kesehatan maternal pada ibu hamil di Kabupaten Majene, sebagai upaya mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan ketiga, yaitu kehidupan sehat dan sejahtera. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental dengan pendekatan pre-test dan post-test disertai kelompok kontrol. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 42 ibu hamil yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi memperoleh edukasi kesehatan berbasis kearifan lokal menggunakan modul dan poster berbahasa lokal, sedangkan kelompok kontrol memperoleh pelayanan kesehatan rutin. Literasi kesehatan diukur menggunakan kuesioner HLS-EU-Q16. Mayoritas responden berusia 20-35 tahun (71,4% pada kelompok intervensi; 85,7% pada kelompok kontrol) dan paling banyak berada pada trimester III kehamilan (47,6%). Hasil analisis uji Wilcoxon menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kelompok intervensi, dengan nilai p < 0,001, sedangkan pada kelompok kontrol, tidak terdapat perubahan yang signifikan (p = 0,104). Uji Mann-Whitney menunjukkan tidak terdapat perbedaan skor antarkelompok pada saat pre-test (p = 0,293), tetapi terdapat perbedaan yang signifikan pada saat post-test (p < 0,001). Disimpulkan bahwa edukasi kesehatan berbasis kearifan lokal efektif dalam meningkatkan pemahaman kesehatan pada maternal ibu hamil di Kabupaten Majene





