Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Pada Wanita Usia Subur Di Puskesmas Delitua
Keywords:
Dukungan suami, metode kontrasepsi jangka panjang, , paritas, regresi logistik, wanita usia suburAbstract
Penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur dapat dipengaruhi oleh berbagai determinan, termasuk karakteristik individu serta dukungan dari pasangan. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan keputusan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang pada wanita usia subur yang memperoleh pelayanan keluarga berencana di Puskesmas Delitua. Penelitian menerapkan desain analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 150 akseptor keluarga berencana yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji Chi-Square atau uji eksak sesuai pemenuhan asumsi, serta analisis multivariat menggunakan regresi logistik biner. Hasil analisis menunjukkan bahwa usia, paritas, tingkat
pengetahuan, sikap, dan dukungan suami memiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Pada tahap akhir pemodelan regresi, paritas dan dukungan suami menunjukkan estimasi hubungan, dengan dukungan suami memiliki rasio peluang sebesar 59,60 (IK 95%: 3,81 932,05). Namun, hasil tersebut perlu diinterpretasikan secara hati-hati karena model tidak mencapai konvergensi. Meskipun demikian, model regresi tidak mencapai konvergensi sehingga hasil estimasi multivariat perlu diinterpretasikan secara hati-hati. Berdasarkan temuan tersebut, konseling keluarga berencana disarankan melibatkan pasangan dengan tetap menjamin otonomi wanita dalam menentukan pilihan kontrasepsi.





