Komunikasi Organisasi dan Semangat Kerja sebagai Mekanisme Pembentuk Kepuasan Kerja Pegawai Sektor Publik
Keywords:
kepuasan kerja, komunikasi organisasi, pegawai sektor publik, semangat kerja, tinjauan literaturAbstract
Komunikasi organisasi merupakan mekanisme penting dalam membentuk pengalaman kerja pegawai karena menentukan kejelasan informasi, koordinasi, umpan balik, dan kualitas hubungan kerja. Artikel ini bertujuan mensintesis temuan mutakhir mengenai keterkaitan komunikasi organisasi, semangat kerja, dan kepuasan kerja serta merumuskan kerangka konseptual yang menempatkan semangat kerja sebagai mekanisme potensial yang menjelaskan hubungan komunikasi organisasi dengan kepuasan kerja. Penelitian menggunakan tinjauan literatur terstruktur terhadap artikel jurnal terbitan 2023–2026 yang ditelusuri melalui Garuda, laman penerbit jurnal, DOI/Crossref, dan penelusuran akademik berbasis web dengan kata kunci yang mengombinasikan komunikasi organisasi atau komunikasi internal, semangat kerja, motivasi, keterikatan kerja, kepuasan kerja, dan sektor publik. Artikel diseleksi berdasarkan relevansi variabel, keterlacakan informasi bibliografis, ketersediaan metode dan hasil penelitian, serta kesesuaian konteks organisasi. Hasil sintesis menunjukkan tiga pola utama. Pertama, komunikasi yang terbuka, jelas, tepat waktu, dan menyediakan umpan balik cenderung berkaitan dengan kepuasan kerja yang lebih baik. Kedua, komunikasi organisasi mendukung semangat kerja melalui pengurangan ketidakpastian, penguatan koordinasi, rasa dihargai, dan kesiapan bekerja. Ketiga, bukti mengenai motivasi dan keterikatan menunjukkan bahwa kondisi psikologis pegawai dapat menjadi jalur penghubung antara komunikasi dan kepuasan kerja. Berdasarkan sintesis tersebut, semangat kerja layak diuji sebagai mediator pada konteks pegawai sektor publik. Implikasi praktisnya adalah organisasi publik perlu memperlakukan komunikasi bukan sekadar penyampaian instruksi, melainkan sebagai sistem manajerial untuk membangun energi kerja dan pengalaman kerja yang memuaskan.
Kata Kunci: kepuasan kerja, komunikasi organisasi, pegawai sektor publik, semangat kerja, tinjauan literatur





